Kadis Kominfo Pekanbaru Terancam di Evaluasi, Ini Penyebabnya!

PEKANBARU,Berita Permata.com|| Baru-baru ini permasalahan tekait kerja sama media di pemerintahan kota pekanbaru melalui diskominfo tengah menjadi perbincangan di seputar kalangan media. Hal itu terungkapnya di saat ketua aliansi pewarta pertanian Indonesia Roki membuka data kepada beberapa media bahwasanya ada ke anehan dalam pemberian orderan kerja sama media di diskominfo.

Didalam pemberitaan media cakaprakyat, Mengatakan bahwa dirinya pernah bertanya kepada PJ Walikota Pekanbaru Muflihun tentang kejanggalan tersebut. Romi juga mengatakan kalau Kadis kominfo terkesan pengecut karena tidak memberi tanggapan kepada beberapa media yang mengkonfirmasi dia.

Dilain orang, Ketua Forum Pemred Riau Rahmat Handayani juga merespon masalah ini dan dia mengatakan dalam pemberitaan Opsinews bahwa kadis kominfo pekanbaru  Raja Hendra tidak perlu berahasia kepada media.

“Lebih baik Dinas Kominfo Pekanbaru terbuka dengan kawan-kawan pimpinan perusahaan media agar tidak menjadi blunder dan tidak menjadi persoalan kedepannya ” tegas Rahmat Minggu (26/11/23) di kantor FPR jalan Sepakat Kelurahan Sialang Sakti Kecamatan Tenayanraya.

Perlu diketahui Diskominfo Pekanbaru Awalnya membagikan Orderan Melalui Grup WA pemko yang dimana didalamnya adalah media yang menerima Orderan berdasarkan persyaratan yang sudah di verifikasi oleh Kominfo Pekanbaru, namun semenjak bulan Juli Kominfo tidak lagi memberikan orderan melalui grup WA tersebut, malah terungkap sekarang orderan tersebut selalu ada dan dibagikan ke beberapa media.

Ketua Forum Owner Media Oloan Rinaldi Sitanggang yang kerap di sapa Opung sangat menyangkan kejadian itu. Opung juga menilai akibat perbuatan Kadis Kominfo Raja Hendra yang kurang profesional membuat Pj Walikota Muflihun menjadi Sasaran untuk bertanya tentang ini dari semua media.

“Seharusnya hal ini di manage dengan profesional dan teratur, Kadis Kominfo Pekanbaru juga saya Kenal dari dia Kabid IKP di Provinsi Riau emang kurang merespon beberapa media, sehingga permasalahan ini terjadi lagi di Kominfo Kota pekanbaru. Kalau Kadis Kominfo Raja Hendra seperti ini yang jadi pusing yah PJ Walikota Pekanbaru. Akibatnya PJ Walikota Pekanbaru susah berfokus untuk Pembangunan Pekanbaru.”

Rinaldi (Opung) juga menyarankan Kepada Pj Walikota untuk evaluasi Kadis Kominfo Pekanbaru Raja Hendra, dan dia yakin permasalahan ketidak beraturan orderan media juga terjadi di tahun depan seandainya dia tidak diganti.

“Kalau pak Walikota tidak evaluasi dia segera,¬† yah tahun depan akan bermasalah juga, kita tau anggaran media di diskominfo Pekanbaru cukup besar, namun itu dibagikan tidak secara merata dan adil” Ucap Rinaldi(opung)

Perlu diketahui anggaran media di diskominfo berdasarkan data yang ada bernilai 4.4 miliar. Penyaluran orderan media dilakukan secara sepihak walapun ada website https://mitrakominfo.pekanbaru.go.id/ sebagai wadah menyalurkan orderan itu tidak dipergunakan secara baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *