Berita Permata.Com||Bangkinang, Ketua LSM Wawasan Hukum Nusantara (WHN), Udo Muslim, menyoroti sikap Bupati Kampar Ahmad Yuzar yang dinilai tidak konsisten dalam menepati janji kepada masyarakat maupun insan pers. Menurutnya, janji yang diucapkan oleh Bupati Kampar selama ini hanya sebatas kata-kata tanpa realisasi nyata.
“Percuma berharap janji dari Bupati Kampar, karena saya sudah mengenal sosok dan kepribadian beliau sejak lama. Dari dulu sampai sekarang, setiap kali ditagih janji, yang muncul justru kebohongan,” ujar Udo Muslim kepada awak media di Bangkinang, Saptu (11/10/2025).
Udo menambahkan, pernyataannya bukan tanpa dasar. Ia menilai bahwa banyak pihak, baik dari kalangan LSM maupun wartawan, merasa kecewa karena janji kerja sama dan keterbukaan informasi publik yang dijanjikan pemerintah daerah tak kunjung terwujud.
“Kalau janji terus tapi tidak ada bukti, masyarakat akan semakin tidak percaya. Pemimpin harus berani menepati ucapannya, bukan sekadar menenangkan situasi dengan janji manis,” tambahnya.
Udo juga meminta agar para wartawan dan aktivis tidak lagi terlalu berharap pada komitmen yang sulit ditepati. Menurutnya, saat ini yang dibutuhkan adalah tindakan nyata, bukan sekadar retorika.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pemerintah Kabupaten Kampar maupun Bupati Ahmad Yuzar belum memberikan tanggapan resmi terkait pernyataan Ketua LSM WHN tersebut.












